Kubu Raya post author Kiwi 03 Agustus 2026

Berkah Subuh Berjamaah dan Pengajian Subuh Edisi ke-30, Muhammadiyah Kalbar Teguhkan Islam Berkemajuan Lewat Keadilan Sosial

Photo of Berkah Subuh Berjamaah dan Pengajian Subuh Edisi ke-30, Muhammadiyah Kalbar Teguhkan Islam Berkemajuan Lewat Keadilan Sosial

KUBU RAYA, SP - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat (PWM Kalbar), kembali menggelar kegiatan Berkah Subuh Berjamaah dan Pengajian Subuh (BSB-PS) #30 yang dirangkaikan dengan santunan kepada fakir miskin di Masjid At-Tanwir Al-Kazhim, Pusat Dakwah Muhammadiyah Kalimantan Barat, Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan yang diikuti warga Persyarikatan Muhammadiyah tersebut menghadirkan Ketua Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Kalbar, Hazilina, sebagai pemateri dengan tema “Mewujudkan Islam Berkemajuan melalui Keadilan Sosial dan Perlindungan Hak”.Surat kabar

Momentum tersebut menjadi catatan tersendiri karena untuk pertama kalinya sepanjang tahun 2026, Pengajian Subuh Muhammadiyah Kalimantan Barat menghadirkan seorang pemateri perempuan.

Dalam materinya, Hazilina menyampaikan bahwa Islam Berkemajuan merupakan konsep yang menempatkan nilai-nilai keislaman sebagai landasan untuk menghadirkan keadilan, kemanusiaan, dan kemaslahatan bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Hukum

“Islam Berkemajuan mengajarkan bahwa keimanan harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Keadilan sosial bukan hanya menjadi cita-cita, tetapi harus diwujudkan melalui kepedulian terhadap sesama, perlindungan terhadap hak-hak masyarakat, serta keberpihakan kepada kelompok rentan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa perlindungan hak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ajaran Islam.

Karena itu, setiap individu memiliki tanggung jawab untuk menjaga martabat manusia serta memberikan akses keadilan bagi perempuan, anak, penyandang disabilitas, lansia, dan kelompok rentan lainnya.

Menurutnya, dakwah Muhammadiyah dan Aisyiyah harus terus berkembang dengan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat melalui pendekatan yang mencerahkan, memberdayakan, dan berorientasi pada kemanfaatan.

“Dakwah tidak cukup hanya disampaikan melalui lisan, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata. Membantu masyarakat memperoleh keadilan, memberikan pendampingan hukum, memperkuat pendidikan, pelayanan kesehatan, dan kegiatan sosial merupakan bagian dari implementasi nilai Islam Berkemajuan,” katanya.

Selain pengajian subuh, kegiatan BSB-PS #30 juga dirangkaikan dengan penyaluran santunan kepada fakir miskin sebagai bentuk kepedulian sosial Muhammadiyah kepada masyarakat yang membutuhkan.

Melalui kegiatan rutin tersebut, Muhammadiyah Kalimantan Barat terus memperkuat syiar Islam Berkemajuan dengan mengajak seluruh warga Persyarikatan untuk meningkatkan kualitas ibadah, mempererat ukhuwah, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui semangat keadilan sosial, kepedulian, dan perlindungan terhadap hak-hak kemanusiaan. (mul)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda